GANGGUAN-GANGGUAN PADA SISTEM ALIRAN BAHAN BAKAR BENSIN
Assalamualaikum wr.wb teman2 yang berbahagia,
Disini saya akan memaparkan sdkit tentang ''GANGGUAN PADA SISTEM BAHAN BAKAR BENSIN''.Pasti sudah kenal lah teman2 apa itu sistem bahan bakar,,,?
Langsung saja ya,,karna saya disini hnya membahas gangguan dan sedikit penjelasan tentang gejalanya,,kalau untuk dasar teorinya mungkin tman2 sudah tahu,,,tpi akan sya tmpilkan sedikit hnya sbgai pelengkap blog ini,,hehe...
Langsung saja teman,mari simak ulasan berikut:,
GANGGUAN-GANGGUAN PADA SISTIM ALIRAN BAHAN BAKAR BENSIN
Aliran bahan bakar pada sistem bahan bakar motor bensin.
Umumnya aliran bahan bakar pada sistem bahan bakar motor bensin adalah sebagai berikut :
Tangki bahan bakar > Fuel filter > Pompa bahan bakar > Karburator > Intake Manifold > Ruang bakar.
sistem kelengkapan bahan bakar bensin:
1). Tangki bahan bakar.
Tangki bahan bakar adalah tempat untuk menyimpan sementara bahan bakar sehingga mobil atau motor dapat beroprasi dalam waktu yang cukup lama tampa harus berhenti kerena tidak ada bahan bakar. Biasanya tangki diletakan dibagian bawah kendaraan, sehingga terhindar dari kebakaran bila terjadi benturan dan mengurangi kemungkinan terjadi kebakaran. Pada umumnya tangki bahan bakar terbuat dari plat baja tipis tetapi ada juga yang terbuat dari plastik atau fiber. Tangki yang terbuat dari plat akan dilaposi dengan logam anti karat.
Gangguan pada tangki bahan bakar dan gejala yang mungkin terjadi:
a) Tangki bahan bakar bocor.
Tangki bahan bakar yang bocor disebabkan karena benturan atau karat di dalam tangki bahan bakar. Bila hal ini dibiarkan, maka akan menimbulkan bahaya yang cukup besar.
b) Tersumbatnya bahan bakar pada saluran keluar.
Penyumbatan saluran keluar ini sering terjadi akibat adanya penguapan bahan bakar dan pengembunan udara dalam ruang tangki bahan bakar yang apabila dibiarkan tanpa menguras tangki secara berkala, maka lama-kelamaan menjadi karat, air dan kotoran akan menumpuk di dasar tangki. Hal ini menjadikan tersumbatnya saluran bahan bakar ke karburator.
c) Pengembunan pada tangki bahan bakar.
Udara yang terdapat pada tangki bahan bakar akan mengembun pada saat kendaraan dingin dan menempel pada dinding tangki. Butiran-butiran air akan jatuh kedasar tangki, hal ini disebabkan karena berat jinis air lebih besar disbanding bahan bakar. Untuk mengatasi pengembunan dalam tangki, maka tangki bahan bakar tersebut harus dikuras/dibersihkan.
d) Vapor lock (penguapan bahan bakar).
Vapor lock adalah bahan bakar yang tidak berfungsi sebagai mestinya, disebabkan bahan bakar tersebut menguap di dalam saluran bahan bakar saat terjadi panas. Cairan, termasuk bahan bakar, paling mudah menguap pada tekanan rendah, terutama pada saluran bahan bakar antara tangki dan pompa bahan bakar. Hal ini disebabkan terjadinya sebagai vakum oleh pompa. Apabila bahan bakar dalam saluran pipa menguap dan gelembung-gelembung gas terbentuk maka saat pompa bekerja hanya uap yang terbawa ke karburator.
e) Tersumbatnya saluran pernafasan.
Tersumbatnya saluran pernafasan mengakibatkan perbedaan tekanan udara luar dengan udara dalam tangki. jika hal ini terjadi, maka bahan bakar akan mengalir secara terus menerus walaupun tanpa adanya isapan dari pompa.
Gejala yang muncul bila terjadi gangguan seperti:
a) Tangki bahan bakar bocor.
Gejala yang terjadi bila tangki bahan bakar bocor adalah adanya tetesan bahan bakar dari bagian belakang kendaraan yang berasal dari tangki bahan bakar, habisnya bahan bakar dengan sendirinya meskipun kendaraan diam dan timbul bau bensin yang menyengat disekitar kendaraan tersebut.
b) Tersumbatnya bahan bakar pada saluran keluar.
Gejala yang muncul yaitu bensin tidak dapat mengalir denngan lancar ke karburator/suplai bahan bakar kurang. Gejala lain yaitu mesin tidak mau hidup.
c) Pengembunan pada tangki bahan bakar.
Gejala yang muncul bila terjadi pengembunan pada tangki yaitu mesin sering tersendat-sendat sehinga putaran mesin menjadi tidak stabil, kendaraan sukar dihidupkan karena terlalu banyaknya genangan air di dasar tangki akibat dari pengembunan tersebut.
d) Vapor lock (penguapan bahan bakar).
Gejala yang mungkin terjadi yaitu idle menjadi lebih kasar karena campuran udara dan bahan bakar lebih kurus, akselerasi kurang baik dan mesin mudah mati.
e) Tersumbatnya saluran pernafasan.
Gejalanya yang mungkin terjadi yaitu suplai bahan bakar kekarburator lebih, pada jalan menurun tercium bau bahan bakar dari ruang mesin dan sering banjir pada air horn karburator sehingga mesin susah hidup.
2). Saluran bahan bakar.
Pada sistem bahan bakar terdapat tiga saluran bahan bakar yaitu : saluran utama yang menyalurkan bahan bakar dari tangki ke pompa bahan bakar, saluran pengembali yang menyalurkan bahan bakar kembali dari karburator ke tangki, dan saluran uap bahan bakar yang menyalurkan gas HC (uap bensin) dari dalam tangki bahan bakar ke charcoal canister. Untuk mencegah kerusakan saluran bahan bakar yang disebabkan oleh benturan, biasanya saluran bahan bakar dilengkapi dengan pelindung. Saluran bahan bakar yang menghubungkan karburator dengan pompa bahan bakar menggunakan selang karet karena adanya getaran mesin.
3). Saringan bahan bakar.
Saat mesin mobil mendadak ndut-ndutan, jangan langsung panik. Bisa jadi hal itu terjadi karena saringan bahan bakar (fuel filter) yang kotor. Bila tidak dilakukan perawatan Anda akan terus dirongrong kondisi mesin seperti kurang tenaga, terasa lemah meskipun pedal gas diinjak sedalam-dalamnya.
Bila gejala awal ini dibiarkan tanpa penanganan, kejadian berikutnya bisa lebih parah, dari mesin tersendat-sendat bahkan mogok karena aliran bahan bakar ke mesin terhambat atau terhenti sama sekali.
Memeriksa dan mengganti saringan bahan bakar akan jauh lebih ringan daripada memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan bila saringan bahan bakar tidak bekerja dengan baik. Sebagai saringan, peran saringan bahan bakar bagi kinerja mesin sangat besar.
Komponen ini bertugas menghentikan kotoran dan air yang terkandung dalam bahan bakar. Jika tidak ada saringan bahan bakar, material-material perusak itu bisa terus menerobos masuk ke sistem bahan bakar.
Sudah jadi rahasia umum kualitas bahan bakar di Indonesia tidak bersih dari kotoran dan air. Kotoran dan air pada bahan bakar bisa merusak komponen-komponen sistem bahan bakar dan menyebabkan korosi.
Jika hal itu terjadi pembakaran menjadi tidak sempurna karena bahan bakar mengandung banyak air akan menyebabkan emisi gas buang yang melampaui batas ambang ramah lingkungan.
Kandungan air atau kotoran yang ada di bahan bakar juga bisa mengakibatkan kerusakan (keausan) pada komponen-komponen yang dilaluinya. Misalnya, karat di dinding-dinding silinder. Bila keausan ini terjadi, akan memicu kebocoran pada ruang bakar.
Melihat tugasnya, jika komponen ini terlalu kotor, asupan bensin ke ruang bakar jelas terganggu sehingga kinerja mesin ikut bermasalah. Karena itu, membersihkan saringan bahan bakar secara berkala adalah kewajiban.
Membersihkan saringan bahan bakar ini idealnya dilakukan setiap kelipatan 5.000 km. Lakukan pula penggantian saringan bahan bakar setiap kelipatan 10.000 km.Tapi juga terpengaruh akan kondisi lingkungan sekitar seperti lingkungan berdebu(pada musim kemarau) dan lainnya ,hal ini perlu diperhatikan .saringan harus segera lebih awal di bersihkan.
Penggantian perlu dilakukan rutin mengingat bahan dasar saringan bahan bakar adalah kertas yang memiliki pori-pori untuk menyaring bahan bakar. Lama kelamaan pori-pori tersebut kian rapat sehingga bahan bakar sama sekali sulit menembusnya.
Jika sudah demikian rapat, mau tidak mau harus ganti dengan saringan baru. Meski demikian, teori ini hanya berlaku untuk mesin berbahan bakar bensin.
4). Pompa bahan bakar bensin.
Pompa bahan bakar atau dikenal juga dengan nama Fuel Pump adalah salah satu komponen dalam sistem bahan bakar pada sebuah kendaraan atau
mesin pembakaran dalam lainnya. Sebagian mesin tidak memerlukan pompa bahan bakar karena dari desainnya dan dengan gravitasi, bahan bakar akan mengalir dengan sendirinya dalam sistem bahan bakarnya. Sebagian yang lainnya harus menggunakan pompa untuk mengalirkan bahan bakar dari tangki bahan bakar.
Kerusakan yang sering terjadi pada pompa bensin manual adalah sistem kevacumannya sudah lembek,sehingga tidak dapat menghisap atau memompa dengan baik akibatnya bensin tidak dapat teralirkan dengan sempurna. Tetapi dalam kasus lain saya sering juga menjumpai pompa bahan bakar manual pada mobil Daihatsu feroza bocor,dari lubang ventilatornya mengeluarkan oli mesin yang cukup banyak. Meskipun pompa bahan bakar masih bekerja dengan baik tapi jika sudah menga;ami kebocoran seperti ini sebaiknya diganti dengan yang baru. Karena jika dibiarkan oli mesin akan berkurang terus dan akibatnya mobil dapat mengalami overheating karena kekurangan oli mesin.
Gejala yang ditimbulkan jika pompa bahan bakar manual rusak biasanya mobil menjadi susah hidup,untuk mengetesnya coba lepaskan selang dari pompa bahan bakar yang menuju kebensin,kemudian starter mobil (pastikan bensin masih ada/atau tidak habis di dalam tangki) jika bensin tidak keluar,atau keluar tapi setetes setetes dapat dipastikan pompa bensin rusak. Tetapi jika bensin keluar dan mengalir dengan deras mungkin ada kerusakan lain pada sistem bahan bakar atau pengapian.
5). Karburator.
Karburator adalah sebuah alat yang mencampur udara dan bahan bakar untuk sebuah mesin pembakaran dalam.
Kerusakan pada karburasi yang mengakibatkan mesin tidak mau nyala antara lain adalah.:
Terlalu banyak udara yang masuk kedalam ruang bakar, yang biasanya disebabkan oleh terlalu kendornya baut pengatur udara pada karburasi.atau baut yang meng hubungkan antara manipol dan karburasi atau manipol dengan silinder kop kurang kencang sehingga mengakibatkan kurang rapatnya sambungan tersebut. sehingga udara bisa masuk melalui sela-sela sambungan manipol. Cara memperbaikinya adalah pertama cek dulu pada bagian kedua sisi sambungan manipol yang menghubungkan karburasi dan silinder kop. pastikan perpak tidak mengalami sobek atau rusak kemudian kencangkan baut-baut tersebut. Setelah itu setel baut pengaturan udara cara menyetelnya adalah pertama kita putar baut tersebut searah dengan putaran jarum jam, sampai baut tersebut tidak mau berputar. setelah itu kita putar kembali baut tersebut berlawanan dengan arah jarum jam, banyaknya putaran baut kurang lebih satu putaran atau dua setengah putaran.
Jet / Spoeyer langsam ter sumbat. Solusinya adalah apa bila hal tersebut terjadi maka yang harus kita lakukan adalah pertama kita bongkar bagian karburasi lalu kemudian copot baut jet Spoeyer kemudian bersihkan lubang-lubang kecil yang ada pada jet dan lubang-lubang ulir lainnya dengan menggunakan kompresor atau pompa udara tekanan tinggi hingga lancar.
Chokenya terbuka lebar (penuh), sehingga udara yang dihisap terlalu sedikit dan bisa menyebabkan busi menjadi basah.(mbanjir)
Bensin tidak mau turun di dalam tangki karburasi.hal ini bisa disebabkan karena selang bensin tersimbat, filter pada kran bensin terlalu kotor, atau selang hisapnya terlepas dari nepel manipol.
Kerusakan yang mengakibatkan suara mesin tidak bisa stasioner (langsam) antaralain
Tersumbatnya jet / spoeyer langsam, atau jet tersebut lapas dari dudukannya karena ulirnya mengalami kerusakan solusinya periksa jet / spoeyer bersihkan pada lubang-lubangnya. apabila terjadi kerusakan pada ulir Tap ulang kembali ulir tersebut.dengan ulir tap. atau bawa ketukang bubut terdekat.
Setelan pelampung kurang tepat, sehingga bensin selalu kurang pada tampungan bensin yang ada dalam karburasi. Biasanya hal tersebut terjadi karena disebabkan oleh faktor manusia yang suka merubah posisi sudut pendorong pada jarum pengapung. sehingga posisi sudutnya terlalu renggang keatas atau sudah tidak seperti semula lagi. Walaupun pengapung dalam posisi kebawah, jarum pengapung masih tetap menutupi saluran pada bensin. dan sebaliknya apabila sudut pendorong pada jarum pengapung terlalu kebawah maka yang terjadi ketika bensin memasuki tempat penampungan bensin dan mengangkat pengapung keatas maka, jarum tidak dapat menutupi saluran bensin dengan rapat sehingga bensin akan terus menerus mengalir kedalam tampungan bensin dan mengakibatkan bensin akan luber hingga menetes keluar karburasi. Ada Tips buat kalian, apabila terjadi kasus bensin luber hingga keluar ruangan karburasi, maka hal yang harus kita lakukan adalah coba cek terlebih dahulu jarum pengapung atau fentilator. cek pada ujungnya, apakah terjadi keausan atau tidak. Misalnya terdapat keausan pada ujung ventilator maka langkah yang harus dilakukan adalah cobalah ambil selembar amplas halus waterpluk kemudian amplas ujung tersebut mengunakan amplas yang halus dengan cara pegang ujung ventilator dengan lapisan amplas lalu tekan dan putar searah, hingga rata dan halus. Atau lebih baik dibelikan jarum ventilator yang baru.Jangan sekali-kali merubah posisi sudut pendorong ventilator pada pengapung. Karena cara tersebut akan menyulitkan kita dalam memperbaiki posisi sudut ventilator ke posisi setandar.Akibat kesalahan di dalam penyetelan baut udara yang mengakibatkan terlalu banyaknya udara terhisap pada lubang silinder ( misken ) dan sebaliknya apabila terlalu banyaknya bensin yang masuk kedalam silinder dan udara yang masuk sedikit (gemuk)..
Kesimpulan: Sistem bahan bakar dalam teknik otomotif adalah suatu sistem yang berfungsi untuk menyimpan bahan bakar secara aman, menyalurkan bahan bakar ke mesin dan mengkabutkan bahan bakar agar bercampur dengan udara.
Sekian teman smoga bermanfaat,,ada salahnya dalam menulis ataupun memaparkan sya mnta maaf.wassalam.
Langsung saja teman,mari simak ulasan berikut:,
GANGGUAN-GANGGUAN PADA SISTIM ALIRAN BAHAN BAKAR BENSIN
Aliran bahan bakar pada sistem bahan bakar motor bensin.
Umumnya aliran bahan bakar pada sistem bahan bakar motor bensin adalah sebagai berikut :
Tangki bahan bakar > Fuel filter > Pompa bahan bakar > Karburator > Intake Manifold > Ruang bakar.
sistem kelengkapan bahan bakar bensin:
1). Tangki bahan bakar.
Tangki bahan bakar adalah tempat untuk menyimpan sementara bahan bakar sehingga mobil atau motor dapat beroprasi dalam waktu yang cukup lama tampa harus berhenti kerena tidak ada bahan bakar. Biasanya tangki diletakan dibagian bawah kendaraan, sehingga terhindar dari kebakaran bila terjadi benturan dan mengurangi kemungkinan terjadi kebakaran. Pada umumnya tangki bahan bakar terbuat dari plat baja tipis tetapi ada juga yang terbuat dari plastik atau fiber. Tangki yang terbuat dari plat akan dilaposi dengan logam anti karat.
Gangguan pada tangki bahan bakar dan gejala yang mungkin terjadi:
a) Tangki bahan bakar bocor.
Tangki bahan bakar yang bocor disebabkan karena benturan atau karat di dalam tangki bahan bakar. Bila hal ini dibiarkan, maka akan menimbulkan bahaya yang cukup besar.
b) Tersumbatnya bahan bakar pada saluran keluar.
Penyumbatan saluran keluar ini sering terjadi akibat adanya penguapan bahan bakar dan pengembunan udara dalam ruang tangki bahan bakar yang apabila dibiarkan tanpa menguras tangki secara berkala, maka lama-kelamaan menjadi karat, air dan kotoran akan menumpuk di dasar tangki. Hal ini menjadikan tersumbatnya saluran bahan bakar ke karburator.
c) Pengembunan pada tangki bahan bakar.
Udara yang terdapat pada tangki bahan bakar akan mengembun pada saat kendaraan dingin dan menempel pada dinding tangki. Butiran-butiran air akan jatuh kedasar tangki, hal ini disebabkan karena berat jinis air lebih besar disbanding bahan bakar. Untuk mengatasi pengembunan dalam tangki, maka tangki bahan bakar tersebut harus dikuras/dibersihkan.
d) Vapor lock (penguapan bahan bakar).
Vapor lock adalah bahan bakar yang tidak berfungsi sebagai mestinya, disebabkan bahan bakar tersebut menguap di dalam saluran bahan bakar saat terjadi panas. Cairan, termasuk bahan bakar, paling mudah menguap pada tekanan rendah, terutama pada saluran bahan bakar antara tangki dan pompa bahan bakar. Hal ini disebabkan terjadinya sebagai vakum oleh pompa. Apabila bahan bakar dalam saluran pipa menguap dan gelembung-gelembung gas terbentuk maka saat pompa bekerja hanya uap yang terbawa ke karburator.
e) Tersumbatnya saluran pernafasan.
Tersumbatnya saluran pernafasan mengakibatkan perbedaan tekanan udara luar dengan udara dalam tangki. jika hal ini terjadi, maka bahan bakar akan mengalir secara terus menerus walaupun tanpa adanya isapan dari pompa.
Gejala yang muncul bila terjadi gangguan seperti:
a) Tangki bahan bakar bocor.
Gejala yang terjadi bila tangki bahan bakar bocor adalah adanya tetesan bahan bakar dari bagian belakang kendaraan yang berasal dari tangki bahan bakar, habisnya bahan bakar dengan sendirinya meskipun kendaraan diam dan timbul bau bensin yang menyengat disekitar kendaraan tersebut.
b) Tersumbatnya bahan bakar pada saluran keluar.
Gejala yang muncul yaitu bensin tidak dapat mengalir denngan lancar ke karburator/suplai bahan bakar kurang. Gejala lain yaitu mesin tidak mau hidup.
c) Pengembunan pada tangki bahan bakar.
Gejala yang muncul bila terjadi pengembunan pada tangki yaitu mesin sering tersendat-sendat sehinga putaran mesin menjadi tidak stabil, kendaraan sukar dihidupkan karena terlalu banyaknya genangan air di dasar tangki akibat dari pengembunan tersebut.
d) Vapor lock (penguapan bahan bakar).
Gejala yang mungkin terjadi yaitu idle menjadi lebih kasar karena campuran udara dan bahan bakar lebih kurus, akselerasi kurang baik dan mesin mudah mati.
e) Tersumbatnya saluran pernafasan.
Gejalanya yang mungkin terjadi yaitu suplai bahan bakar kekarburator lebih, pada jalan menurun tercium bau bahan bakar dari ruang mesin dan sering banjir pada air horn karburator sehingga mesin susah hidup.
2). Saluran bahan bakar.
![]() |
Pada sistem bahan bakar terdapat tiga saluran bahan bakar yaitu : saluran utama yang menyalurkan bahan bakar dari tangki ke pompa bahan bakar, saluran pengembali yang menyalurkan bahan bakar kembali dari karburator ke tangki, dan saluran uap bahan bakar yang menyalurkan gas HC (uap bensin) dari dalam tangki bahan bakar ke charcoal canister. Untuk mencegah kerusakan saluran bahan bakar yang disebabkan oleh benturan, biasanya saluran bahan bakar dilengkapi dengan pelindung. Saluran bahan bakar yang menghubungkan karburator dengan pompa bahan bakar menggunakan selang karet karena adanya getaran mesin.
3). Saringan bahan bakar.
Saat mesin mobil mendadak ndut-ndutan, jangan langsung panik. Bisa jadi hal itu terjadi karena saringan bahan bakar (fuel filter) yang kotor. Bila tidak dilakukan perawatan Anda akan terus dirongrong kondisi mesin seperti kurang tenaga, terasa lemah meskipun pedal gas diinjak sedalam-dalamnya.
Bila gejala awal ini dibiarkan tanpa penanganan, kejadian berikutnya bisa lebih parah, dari mesin tersendat-sendat bahkan mogok karena aliran bahan bakar ke mesin terhambat atau terhenti sama sekali.
Memeriksa dan mengganti saringan bahan bakar akan jauh lebih ringan daripada memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan bila saringan bahan bakar tidak bekerja dengan baik. Sebagai saringan, peran saringan bahan bakar bagi kinerja mesin sangat besar.
Komponen ini bertugas menghentikan kotoran dan air yang terkandung dalam bahan bakar. Jika tidak ada saringan bahan bakar, material-material perusak itu bisa terus menerobos masuk ke sistem bahan bakar.
Sudah jadi rahasia umum kualitas bahan bakar di Indonesia tidak bersih dari kotoran dan air. Kotoran dan air pada bahan bakar bisa merusak komponen-komponen sistem bahan bakar dan menyebabkan korosi.
Jika hal itu terjadi pembakaran menjadi tidak sempurna karena bahan bakar mengandung banyak air akan menyebabkan emisi gas buang yang melampaui batas ambang ramah lingkungan.
Kandungan air atau kotoran yang ada di bahan bakar juga bisa mengakibatkan kerusakan (keausan) pada komponen-komponen yang dilaluinya. Misalnya, karat di dinding-dinding silinder. Bila keausan ini terjadi, akan memicu kebocoran pada ruang bakar.
Melihat tugasnya, jika komponen ini terlalu kotor, asupan bensin ke ruang bakar jelas terganggu sehingga kinerja mesin ikut bermasalah. Karena itu, membersihkan saringan bahan bakar secara berkala adalah kewajiban.
Membersihkan saringan bahan bakar ini idealnya dilakukan setiap kelipatan 5.000 km. Lakukan pula penggantian saringan bahan bakar setiap kelipatan 10.000 km.Tapi juga terpengaruh akan kondisi lingkungan sekitar seperti lingkungan berdebu(pada musim kemarau) dan lainnya ,hal ini perlu diperhatikan .saringan harus segera lebih awal di bersihkan.
Penggantian perlu dilakukan rutin mengingat bahan dasar saringan bahan bakar adalah kertas yang memiliki pori-pori untuk menyaring bahan bakar. Lama kelamaan pori-pori tersebut kian rapat sehingga bahan bakar sama sekali sulit menembusnya.
Jika sudah demikian rapat, mau tidak mau harus ganti dengan saringan baru. Meski demikian, teori ini hanya berlaku untuk mesin berbahan bakar bensin.
4). Pompa bahan bakar bensin.
Pompa bahan bakar atau dikenal juga dengan nama Fuel Pump adalah salah satu komponen dalam sistem bahan bakar pada sebuah kendaraan atau
mesin pembakaran dalam lainnya. Sebagian mesin tidak memerlukan pompa bahan bakar karena dari desainnya dan dengan gravitasi, bahan bakar akan mengalir dengan sendirinya dalam sistem bahan bakarnya. Sebagian yang lainnya harus menggunakan pompa untuk mengalirkan bahan bakar dari tangki bahan bakar.
Kerusakan yang sering terjadi pada pompa bensin manual adalah sistem kevacumannya sudah lembek,sehingga tidak dapat menghisap atau memompa dengan baik akibatnya bensin tidak dapat teralirkan dengan sempurna. Tetapi dalam kasus lain saya sering juga menjumpai pompa bahan bakar manual pada mobil Daihatsu feroza bocor,dari lubang ventilatornya mengeluarkan oli mesin yang cukup banyak. Meskipun pompa bahan bakar masih bekerja dengan baik tapi jika sudah menga;ami kebocoran seperti ini sebaiknya diganti dengan yang baru. Karena jika dibiarkan oli mesin akan berkurang terus dan akibatnya mobil dapat mengalami overheating karena kekurangan oli mesin.
Gejala yang ditimbulkan jika pompa bahan bakar manual rusak biasanya mobil menjadi susah hidup,untuk mengetesnya coba lepaskan selang dari pompa bahan bakar yang menuju kebensin,kemudian starter mobil (pastikan bensin masih ada/atau tidak habis di dalam tangki) jika bensin tidak keluar,atau keluar tapi setetes setetes dapat dipastikan pompa bensin rusak. Tetapi jika bensin keluar dan mengalir dengan deras mungkin ada kerusakan lain pada sistem bahan bakar atau pengapian.
5). Karburator.
Karburator adalah sebuah alat yang mencampur udara dan bahan bakar untuk sebuah mesin pembakaran dalam.
Kerusakan pada karburasi yang mengakibatkan mesin tidak mau nyala antara lain adalah.:
Terlalu banyak udara yang masuk kedalam ruang bakar, yang biasanya disebabkan oleh terlalu kendornya baut pengatur udara pada karburasi.atau baut yang meng hubungkan antara manipol dan karburasi atau manipol dengan silinder kop kurang kencang sehingga mengakibatkan kurang rapatnya sambungan tersebut. sehingga udara bisa masuk melalui sela-sela sambungan manipol. Cara memperbaikinya adalah pertama cek dulu pada bagian kedua sisi sambungan manipol yang menghubungkan karburasi dan silinder kop. pastikan perpak tidak mengalami sobek atau rusak kemudian kencangkan baut-baut tersebut. Setelah itu setel baut pengaturan udara cara menyetelnya adalah pertama kita putar baut tersebut searah dengan putaran jarum jam, sampai baut tersebut tidak mau berputar. setelah itu kita putar kembali baut tersebut berlawanan dengan arah jarum jam, banyaknya putaran baut kurang lebih satu putaran atau dua setengah putaran.
Jet / Spoeyer langsam ter sumbat. Solusinya adalah apa bila hal tersebut terjadi maka yang harus kita lakukan adalah pertama kita bongkar bagian karburasi lalu kemudian copot baut jet Spoeyer kemudian bersihkan lubang-lubang kecil yang ada pada jet dan lubang-lubang ulir lainnya dengan menggunakan kompresor atau pompa udara tekanan tinggi hingga lancar.
Chokenya terbuka lebar (penuh), sehingga udara yang dihisap terlalu sedikit dan bisa menyebabkan busi menjadi basah.(mbanjir)
Bensin tidak mau turun di dalam tangki karburasi.hal ini bisa disebabkan karena selang bensin tersimbat, filter pada kran bensin terlalu kotor, atau selang hisapnya terlepas dari nepel manipol.
Kerusakan yang mengakibatkan suara mesin tidak bisa stasioner (langsam) antaralain
Tersumbatnya jet / spoeyer langsam, atau jet tersebut lapas dari dudukannya karena ulirnya mengalami kerusakan solusinya periksa jet / spoeyer bersihkan pada lubang-lubangnya. apabila terjadi kerusakan pada ulir Tap ulang kembali ulir tersebut.dengan ulir tap. atau bawa ketukang bubut terdekat.
Setelan pelampung kurang tepat, sehingga bensin selalu kurang pada tampungan bensin yang ada dalam karburasi. Biasanya hal tersebut terjadi karena disebabkan oleh faktor manusia yang suka merubah posisi sudut pendorong pada jarum pengapung. sehingga posisi sudutnya terlalu renggang keatas atau sudah tidak seperti semula lagi. Walaupun pengapung dalam posisi kebawah, jarum pengapung masih tetap menutupi saluran pada bensin. dan sebaliknya apabila sudut pendorong pada jarum pengapung terlalu kebawah maka yang terjadi ketika bensin memasuki tempat penampungan bensin dan mengangkat pengapung keatas maka, jarum tidak dapat menutupi saluran bensin dengan rapat sehingga bensin akan terus menerus mengalir kedalam tampungan bensin dan mengakibatkan bensin akan luber hingga menetes keluar karburasi. Ada Tips buat kalian, apabila terjadi kasus bensin luber hingga keluar ruangan karburasi, maka hal yang harus kita lakukan adalah coba cek terlebih dahulu jarum pengapung atau fentilator. cek pada ujungnya, apakah terjadi keausan atau tidak. Misalnya terdapat keausan pada ujung ventilator maka langkah yang harus dilakukan adalah cobalah ambil selembar amplas halus waterpluk kemudian amplas ujung tersebut mengunakan amplas yang halus dengan cara pegang ujung ventilator dengan lapisan amplas lalu tekan dan putar searah, hingga rata dan halus. Atau lebih baik dibelikan jarum ventilator yang baru.Jangan sekali-kali merubah posisi sudut pendorong ventilator pada pengapung. Karena cara tersebut akan menyulitkan kita dalam memperbaiki posisi sudut ventilator ke posisi setandar.Akibat kesalahan di dalam penyetelan baut udara yang mengakibatkan terlalu banyaknya udara terhisap pada lubang silinder ( misken ) dan sebaliknya apabila terlalu banyaknya bensin yang masuk kedalam silinder dan udara yang masuk sedikit (gemuk)..
Kesimpulan: Sistem bahan bakar dalam teknik otomotif adalah suatu sistem yang berfungsi untuk menyimpan bahan bakar secara aman, menyalurkan bahan bakar ke mesin dan mengkabutkan bahan bakar agar bercampur dengan udara.
Sekian teman smoga bermanfaat,,ada salahnya dalam menulis ataupun memaparkan sya mnta maaf.wassalam.









